Andre Hedisetiono, Chef yang Menjadi Speaker dalam American Culinary Federation

Andre Hedisetiono, Chef yang Menjadi Speaker dalam American Culinary Federation

Image Source: http://1.bp.blogspot.com/_z_RL5zAp9Gw/TB1K1h6bjaI/AAAAAAAAACg/KD_HVmk9bi0/s1600/jiwa.jpg

Andre Hedisetiono, Chef yang Menjadi Speaker dalam American Culinary Federation

Demokan Resep Masakan Indonesia di Hadapan 1.300 Chef Amerika

Andre Hedisetiono termasuk chef asal Malang yang patut diacungi jempol. Agustus 2015 lalu, Andre memperkenalkan hidangan Indonesia dalam event Cook, Craft, & Create yang digelar oleh American Culinary Federation di Orlando Amerika Serikat.

Terbiasa hidup jauh dari rumah setelah lulus dari bangku sekolah menengah atas, mambuat Andre sering memasak makanannya sendiri. Maklum saja, sejak lulus dari SMAK PGRI 1 Lawang, Andre sempat bekerja di New Zaeland. Saat itu Andre harus memasak sendiri makanannya. Selama satu tahun, Andre bekerja di perkebunan apel dan kiwi sebelum kembali ke Indonesia tahun 2004. "Sempat bekerja di salah satu perusahaan pengolahan ayam juga. Kalau diingat-ingat, ternyata dulu saya kuat ya mem-filet 300 kilo daging ayam dalam sehari," katanya lalu tertawa.

Sekembalinya Andre dari New Zealand, pria kelahiran Pasuruan, 30 April 1984 ini sempat mengambil kuliah bahasa di Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing (STBA) Lia Yogyakarta. Baru pada tahun 2006, dia berangkat ke Amerika untuk menempuh studi. "Awalnya dua kali saya sempat salah jurusan, dari computer science lalu ke manajemen perhotelan," kata Andre saat ditemui di restoran miliknya. Di jurusan manajemen perhotelan inilah Andre kemudian menemukan passion-nya di bidang kuliner ketika dirinya mendapatkan materi tentang kelas dinning room operation. Saat itu dia mendapatkan peran sebagai waiter. Dia melihat teman-temannya yang mendapatkan peran memasak di dapur lebih dinamis dan inspiratif. Maka dari itu, Andre memutuskan untuk pindah jurusan sekali lagi ke chef apprenticeship. "Pada waktu itu saya berpikir, kalau jadi waiter kerjanya ya gitu-gitu aja, beda ketika saya melihat di dapur. Chef bisa bicara, berkreasi, dan berkarya dengan lebih luas dan leluasa," ujar alumni SMPK Cor Jesu itu.

Pilihannya untuk berkuliah di Community College of Philadelphia itu jugalah yang mempertemukan Andre dengan Chef Thomas J Macrina, chef yang sangat berpengaruh di dunia kuliner Amerika, yang juga menjabat sebagai nasional president American Culinary Federation yang saat itu menjadi dosen di tempat Andre belajar. "Sambil kuliah, saya juga bekerja. Awalnya saya kerja sebagai fast food worker," katanya. Namun, setelah satu tahun bekerja, Andre mendapatkan tawaran untuk magang kerja di hotel tempat Chef Thomas J. Macrina menjabat di The Desmond Hotel, Malvern Pennsylvania. Kalau dalam waktu dekat Anda berencana jalan-jalan ke Malang, jangan lupa cek informasi penginapan murah di Malang untuk harga dan fasilitas terbaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *