UMKM Bakal Dapat Fasilitas Khusus di Kawasan Industri Halal – Aplikasi UMKM dan Sarana pendamping UMKM Konektifa

Gaya hidup halal semakin menjadi tren di dunia, sejalan dengan kesadaran masyarakat global akan manfaat produk halal bagi kesehatan. Bahkan produk halal juga semakin populer di kalangan non-Muslim. Aplikasi UMKM dan Sarana pendamping UMKM Konektifa .

PT Kawasan Industri Jakarta Pulogadung (Persero) menanggapi tren dunia ini dengan terus merealisasikan adanya zona halal di kawasan industri yang berada di bawah manajemennya, di Pulogadung, Jakarta.

“Kami siap mendukung kawasan industri halal,” kata Sitta Izza Rosdaniah, Direktur Keuangan dan Pendukung PT JIEP dalam keterangannya, Jumat (7/10/2016).

Sitta mengatakan, zona halal di kawasan industri Pulogadung akan menjadi showcase dan show case untuk industri halal.

“Zona yang kami kembangkan memiliki berbagai fasilitas yang mendukung pengelolaan dan distribusi halal,” katanya.

Di Zona Halal akan ada Islamic Fashion Hub, MICE, Gudang Halal, Laboratorium Halal, Pusat Keuangan Syariah, Pusat Industri & Pelatihan Kreatif Nasional, Pameran Gaya Hidup Halal, Pusat Logistik Nasional, Pusat Kuliner Halal, dan Pertanian Perkotaan Organik. “Kami ingin laboratorium halal berdiri di Industrial Park kami,” katanya. Aplikasi UMKM dan Sarana pendamping UMKM Konektifa .

Di zona halal, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) akan diprioritaskan untuk mengembangkan unit bisnisnya. Sejauh ini UKM memang membutuhkan dukungan untuk produk yang mereka hasilkan, bisa memenuhi standar halal.

“Inilah arti dari zona halal, kami akan siap membantu, kami akan memfasilitasi mereka untuk mengembangkan UKM karena zonanya terdiri dari banyak perusahaan yang bisa dimanfaatkan untuk konsultasi,” katanya.

UKM akan difasilitasi untuk bisa mendapatkan dana di zona halal ini. Selain itu, JIEP juga telah menyiapkan sejumlah fasilitas khusus yang juga bisa digunakan oleh semua pengusaha di lingkungan.

Sitta menekankan zona halal di kawasan industri yang dijalankan oleh JIEP tidak akan terwujud tanpa adanya sinergi dan dukungan masyarakat halal. Oleh karena itu, JIEP bermaksud untuk membangun sinergi dan kerjasama dengan berbagai pihak.

Seperti diketahui, JIEP telah menandatangani Memorandum of Agreement dengan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / Indonesian Port Corporation (IPC), tentang Persiapan Pengembangan Koperasi dan Operasi Kawasan Logistik Terpadu di Kawasan Industri Pulogadung.

Penandatanganan MoA tersebut dilakukan dalam kegiatan Forum Ekonomi Islam Dunia ke-12 (WIEF) yang diselenggarakan di Jakarta pada Agustus lalu.

MoA tersebut dimaksudkan untuk mempersiapkan persiapan peninjauan kembali kerjasama dan operasi pembangunan Area Logistik Terpadu untuk Hub Halal Internasional di wilayah JIEP. Program ini disebut Jakarta International Halal Hub (JIHH).

MoA bertujuan untuk membangun kemitraan dan sinergi kedua BUMN tersebut. Baik untuk pembangunan International Halal Hub, juga untuk mendukung Pelabuhan Halal yang diprakarsai oleh anak perusahaan IPC, PT Multi Terminal Indonesia (MTI), agar lebih efektif dan bernilai. Dalam operasi pelabuhan halal, yang telah ada sejak 2016, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah diundang untuk bekerja sama.

Itulah informasi UMKM Bakal Dapat Fasilitas Khusus di Kawasan Industri Halal – Aplikasi UMKM dan Sarana pendamping UMKM Konektifa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *